Pendahuluan: Kehamilan pada usia 44 tahun akibat kurangnya pemahaman mengenai perbedaan tanda perimenopause dan kehamilan termasuk dalam kategori kehamilan risiko sangat tinggi yang berpotensi menimbulkan komplikasi seperti preeklamsia, perdarahan, hipertensi, diabetes gestasional, anemia, dan berat badan lahir rendah (BBLR). Laporan Tugas Akhir ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan case report.Metode: Menggunakan metode case report dengan manajemen asuhan kebidanan SOAP (Subjektif, Objektif, Assessment, dan Penatalaksanaan) pada Ny. T, G4P3A0 usia 44 tahun dengan jarak kehamilan >10 tahun. Hasil dan Pembahasan: Pengkajian menunjukkan kehamilan tidak direncanakan karena ibu menganggap amenore sebagai tanda menopause. Skor KSPR sebesar 14 menunjukkan kehamilan risiko sangat tinggi sehingga persalinan direncanakan di rumah sakit. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan anemia ringan (Hb 10,3 g/dL). Asuhan meliputi persiapan psikologis, konseling Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), serta konseling pemilihan kontrasepsi pascapersalinan. Simpulan: Asuhan kebidanan komprehensif berhasil mencegah terjadinya preeklamsia, perdarahan, hipertensi, dan diabetes gestasional. Ibu masih mengalami anemia ringan dan melahirkan bayi dengan BBLR. Peningkatan kualita ANC sejak dini diperlukan untuk mencegah komplikasi pada kehamilan risiko sangat tinggi. Pada akhir asuhan, ibu memilih melahirkan di rumah sakit dan menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan.
Copyrights © 2026