Permasalahan kesehatan lingkungan di kawasan permukiman kumuh pesisir Kota Makassar masih menjadi isu serius yang dipengaruhi oleh kemiskinan, keterbatasan infrastruktur dasar, serta lemahnya implementasi kebijakan publik. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih, sanitasi layak, dan pengelolaan limbah yang berdampak pada meningkatnya risiko penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kesehatan lingkungan di kawasan pesisir Makassar melalui perspektif determinan sosial kesehatan dengan fokus pada aspek kemiskinan, infrastruktur, dan kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber sekunder berupa laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, World Health Organization (WHO), UNICEF, World Bank, serta artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2010–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed menggunakan kata kunci yang relevan dengan kesehatan lingkungan dan permukiman pesisir. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik dengan mengelompokkan temuan berdasarkan tema kemiskinan, infrastruktur, dan kebijakan, kemudian diinterpretasikan menggunakan perspektif determinan sosial kesehatan Dahlgren dan Whitehead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan struktural, ketimpangan pembangunan infrastruktur, dan implementasi kebijakan yang belum optimal saling berinteraksi dalam memperburuk kondisi kesehatan lingkungan masyarakat pesisir Makassar.
Copyrights © 2026