Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam strategi pemasaran mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk proses pengenalan digital marketing kepada pelaku UMKM di Kalurahan Madurejo sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, mencakup observasi, wawancara mendalam, dan pelatihan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, 85% pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional dengan jangkauan pasar yang sangat terbatas. Setelah program pelatihan digital marketing berlangsung, tingkat pemahaman pelaku UMKM terhadap platform digital meningkat signifikan rata-rata sebesar 47,4 poin persentase. Platform yang paling banyak diadopsi adalah Instagram (30%) dan WhatsApp Business (25%). Selain itu, terdapat tren peningkatan omzet hingga 51% dalam enam bulan pertama pasca pelatihan.
Copyrights © 2026