Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KLASIFIKASI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA DENGAN ALGORITMA CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DAN C4.5 Inggit Fatika; Kris Suryowati; Noviana Pratiwi; Muhammad Sholeh
Jurnal Statistika Industri dan Komputasi Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Statistika Industri dan Komputasi
Publisher : Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia bulan Februari 2021 sebesar 6,26%, jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 1,32% jika dibandingkan dengan keadaan bulan Februari 2020 yaitu sebesar 4,94%. Tingkat pengangguran terbuka yang tinggi pada suatu negara dapat menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pertumbuhan perekonomian yang akan berakibat pada penurunan tingkat pembangunan nasional. Selain itu, tingginya tingkat pengangguran terbuka juga dapat menyebabkan tingginya biaya sosial sehingga terjadi berbagai tindak kriminalitas dalam masyarakat. Agar permasalahan ini dapat diatasi perlunya mengetahui berbagai faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan tingkat pengangguran terbuka pada berbagai Provinsi di Indonesia salah satunya dengan melakukan klasifikasi. Pada penelitian ini klasifikasi yang digunakan adalah CART (Classification and Regression Tree) dan C4.5. CART dan C4.5 merupakan salah satu algoritma decision tree yang dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi menggunakan struktur hirarki. Algoritma CART dapat digunakan untuk klasifikasi dengan jumlah data yang cukup besar dengan banyak faktor serta dapat melakukan analisis klasifikasi pada peubah respon baik nominal, ordinal, maupun kontinu. Algoritma C4.5 memiliki kelebihan dalam menangani missing value, mengatasi pohon keputusan yang overfitting, serta dapat digunakan untuk jenis data kontinu yang mana sesuai dengan bentuk data penelitian yang akan digunakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pohon keputusan yang terbentuk dari kedua algoritma adalah sama, yaitu dengan kedalaman satu dan variabel tingkat kesempatan kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh. Tingkat akurasi, sensitivity, dan Specificity dari kedua model yang terbentuk berdasarkan algoritma tersebut adalah sama, yaitu sebesar 100%, sehingga kedua model sama baiknya untuk digunakan dalam melakukan klasifikasi tingkat pengangguran terbuka di Indonesia.
PENGGUNAAN CAPTCHA PADA FORM PENDAFTARAN ONLINE PENGGUNAAN CAPTCHA PADA FORM PENDAFTARAN ONLINE Muhammad Sholeh
PROTON Vol. 2 No. 2: Oktober 2010
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v2i2.231

Abstract

Salah satu kelemahan pada form online yang harus benar-benar diperhatikan adalah bagaimana sistem dapat mengetahui yang mengakses form adalah mesin (program) atau pengguna sebenarnya (manusia). Saat ini banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk mengakses suatu form secara otomatis, akibat dari pengaksesan ini sistem seolah-olah mendapatkan kiriman dari banyak pengguna padahal pengiriman tersebut dilakukan dengan sistem aplikasi. Agar form dapat membedakan yang mengakses pengguna (manusia) atau mesin (spam), perlu adanya mekanisme untuk melakukan proses filtering. Salah satu filtering yang dapat digunakan adalah mengimplementasikan  captcha (Completely Automatic Turing Test To Tell Computer and Human Apart). Dengan captcha setiap form akan dilengkapi dengan suatu karakter yang unik dan acak. Dengan tampilan teks yang unik dan acak diharapkan mesin tidak dapat melakukan proses pendeteksian sehingga mesin tidak bisa melakukan proses pengiriman data. Hanya pengguna (manusia) yang dapat membaca karakter tersebut sehingga sistem akan meneruskan dalam pengiriman data.   Kata kunci : form, pengguna, captcha 
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN BERBASIS SOLAR CELL PADA LAHAN CABAI PASIRAN TLOGOPRAGOTO Akhmad Fadjeri; Rasyid Zuhdi; Aulia Rahmawati; Risdianto Hermawan; Amir Hamzah; Toto Rusianto; Suparmi Setyowati Rahayu; Muhammad Sholeh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37371

Abstract

Desa Tlogopranoto, Kabupaten Kebumen, merupakan daerah sentra cabai rawit yang memiliki kondisi lahan pasiran sehingga penguapan tinggi dan air mudah terserap. Hal pengairan menjadi tantangan dalam budidaya, mengingat cabai membutuhkan cukup air sedangkan irigasi tidak bertahan lama. Kondisi ini menuntut irigasi yang lebih intensif, yang selama ini mengandalkan listrik konvensional dengan biaya tinggi. Selain itu letaknya yang di pesisir menyebabkan sumber air cukup jauh. Untuk mengatasi tantangan ini dan mendukung keberlanjutan produksi, program pengabdian masyarakat melalui KOSABANGSA dari Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen dan Universitas AKPRIND Indonesia memperkenalkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar cell untuk sistem irigasi sprinkle pada lahan cabai seluas satu hektar. PLTS ini mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, memudahkan budidaya dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan dengan mengandalkan energi terbarukan. Kegiatan ini mencakup peninjauan kondisi lapang, pemasangan PLTS, pemasangan sprinkle, sosialisasi perawatan PLTS, dan praktek irigasi. Materi lainnya yaitu mengenai efektivitas irigasi pada budidaya cabai lahan pasiran, sehingga didapatkan pengetahuan bagi anggota kelompok tani berupa manfaat adanya teknologi tepat guna dibandingkan cara budidaya sebelumnya. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam mengelola teknologi irigasi dan budidaya modern, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas cabai dan pendapatan petani. Secara keseluruhan, penerapan PLTS sebagai solusi irigasi ini menjadi contoh nyata penerapan teknologi berkelanjutan di sektor pertanian, mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs).
PENGEMBANGAN PLTS UNTUK SISTEM IRIGASI SPRINKLE DI AREA PERTANIAN CABAI DESA TLOGOPRAGOTO, KEBUMEN Amir Hamzah; Toto Rusianto; Suparmi Setyowati Rahayu; Muhammad Sholeh; Akhmad Fadjeri; Rasyid Zuhdi; Aulia Rahmawati; Risdianto Hermawan; Rahmat Joko Nugroho; Taufik Hidayat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37556

Abstract

Desa Tlogopragoto, Kebumen, merupakan kawasan produksi pertanian cabai yang memiliki potensi tinggi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi petani di wilayah ini adalah ketergantungan pada energi konvensional dan proses pengairan. Proses pengairan masih dilakukan secara konvensional dan energi yang digunakan masih menggunakan listrik PLN. Proses penyiraman yang tradisonal ini berdampak pada proses penyiraman yang tidak merata dan memerlukan tenaga yang ekstra dalam proses penyiraman. Upaya untuk mengatasi permasalahan dilakukan dengan menerapkan teknologi tepat guna pembangkit listrik tenaga surya yang digunakan untuk pompa air yang digunakan untuk proses penyiraman dengan sistem sprinkle. Kegiatan yang dilakukan merupakan rangkaian kegiatan Kosabangsa. Metodologi kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi sosialisasi dan penerapan teknologi yang diawali dengan instalasi PLTS dan pemasangan sprinkle, serta pelatihan kepada petani terkait pemeliharaan dan manajemen teknologi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa PLTS mampu menyediakan energi yang memadai untuk sistem sprinkle, mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, dan menekan biaya operasional. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi energi terbarukan, yang diharapkan akan menjadi langkah awal menuju kemandirian energi di sektor pertanian.
PENERAPAN TEKNOLOGI DIGESTER SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN DI DUSUN NGLANGGERAN WETAN Dimas Taufiq Ridlo; Suparmi Setyowati Rahayu; Syafriyudin Syafriyudin; Muhammad Sholeh; Masrur Alatas; Heny Budi Setyorini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37558

Abstract

Salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Dusun Nglanggeran Wetan berfokus pada penerapan teknologi digester sebagai solusi pengelolaan limbah organik. Teknologi digester ini dirancang untuk mengolah limbah kotoran ternak melalui proses fermentasi anaerob, yang menghasilkan biogas. Gas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk keperluan rumah tangga, seperti kompor, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, residu dari proses ini dapat digunakan sebagai pupuk organik, memberikan manfaat tambahan bagi sektor pertanian. Proses kegiatan PkM meliputi tiga metode sosialisasi, penerapan teknologi, dan pelatihan. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat teknologi digester dalam mengolah limbah kotoran ternak menjadi biogas. Selanjutnya, penerapan teknologi digester dimulai dengan membangun dan memasang sistem digester di lokasi yang strategis, diikuti dengan pengisian bahan baku kotoran ternak yang kemudian menghasilkan gas metana yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor rumah tangga. Tahap pelatihan diberikan untuk memastikan masyarakat memahami cara mengoperasikan dan merawat digester secara mandiri, sehingga dapat berfungsi secara baik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi digester berhasil mengurangi limbah organik serta menyediakan sumber energi ramah lingkungan, yang juga menghemat biaya rumah tangga dan memberikan residu yang bermanfaat sebagai pupuk organik. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah yang efektif dan dapat diterapkan di komunitas lain yang menghadapi tantangan serupa.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG EKOWISATA DI DESA TERBAH, GUNUNGKIDUL Limpat Wibowo Aji; Syafriyudin Syafriyudin; Joko Waluyo; Suparmi Setyowati Rahayu; Muhammad Sholeh; Endang Widayati; Dyah Indriyaningsih Septeri; Septiono Eko Bawono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37561

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan di dusun Sumilir desa Terbah Gunungkidul bertujuan untuk menerapkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif. PLTS ini diterapkan pada area wisata dan sebagai upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Terbah, Gunungkidul. Desa Tebah memiliki potensi wisata alam yang memerlukan peningkatan infrastruktur energi untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat dalam instalasi dan pemeliharaan sistem PLTS, serta edukasi tentang manfaat energi terbarukan dalam mendukung ekowisata. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, penerapan teknologi dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan energi di titik-titik strategis wisata dan kegiatan penerapan teknologi berupa instalasi PLTS di lokasi fasilitas umum, dan pendampingan diberikan untuk memastikan pengelola wisata dapat melakukan perawatan PLTS. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan PLTS memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya energi, serta memperkuat citra desa sebagai destinasi wisata ramah lingkungan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi desa lain di sekitar Gunungkidul dalam mengadopsi teknologi energi terbarukan sebagai upaya mendukung keberlanjutan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat lokal.
PELATIHAN DESAIN KONTEN BERBASIS HANDS-ON TRAINING (PRAKTIK LANGSUNG) UNTUK SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN KUN SHOLIHAN Erma Susanti; Erna Kumalasari Nurnawati; Renna Yanwastika Ariyana; Muhammad Sholeh
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3925

Abstract

Pemanfaatan aplikasi desain daring untuk berbagai keperluan dalam pembuatan desain konten menjadi salah satu faktor yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat di era digital saat ini. Kemampuan literasi digital dalam menggunakan perangkat desain daring menjadi penting untuk dikuasai oleh siapa saja. Kegiatan pelatihan literasi digital untuk para santriwati Pondok Pesantren Kun Sholihan, Gunungkidul diselenggarakan untuk memberi pembekalan pembuatan desain konten dengan memanfaatkan aplikasi daring Canva. Aplikasi Canva sendiri memiliki berbagai fitur yang cukup mudah digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat dan dapat digunakan secara gratis. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode berbasis praktik langsung atau Hands-On Training. Adanya kegiatan ini diharapkan untuk dapat menjadi bekal sehari-hari bagi peserta dan dapat memanfaatkan kemampuan dasar desain untuk menunjang kegiatan sehari-hari dalam aktivitas pondok pesantren, maupun aktivitas sehari-hari lainnya. Kata Kunci: Canva, Desain, Hands-On Training, Konten, Pelatihan
Website Design of Madurejo Sleman's Pengklik Tourist Attraction Using the Waterfall Method Tegar Satria Iman Saputra; Muhammad Sholeh; Aji Pranoto; Renna Yanwastika Ariyana; Putri Indriani
Journal of Applied Business and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Applied Business and Technology
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/jabt.v6i2.169

Abstract

Website development is one of the important strategies in promoting tourist attractions and as an effort to improve access to information for tourists. This research aims to design and develop a website for Pengklik Madurejo tourist attraction, Sleman using the Waterfall method. This method was chosen because of its systematic and structured approach. The development stages begin with a needs analysis to identify the main features required, such as tourist attraction information, photo gallery, event schedule, and reservation system. Next, at the design stage, the system architecture and user interface were designed to provide an intuitive and engaging experience for users. Implementation is done by developing front-end and back-end components according to the design that has been made. Thorough testing is done to ensure the functionality, compatibility, and security of the website before launching. The development of this tourism website aims to improve the promotion and marketing of Pengklik tourist attraction. Pengklik tourist attraction is located in Madurejo Village, Sleman. The website displays various information about tourist attractions, MSME products, and activities or events that will be held. The results show that this website makes it easier for tourists and MSME players to obtain and disseminate information, as well as support the promotion and marketing of local products. The use of the website is expected to encourage economic growth in the area and increase the reach and involvement of users.
Pemberdayaan Perempuan dalam Penguatan Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Digital di Karanggayam, Kalurahan Catur Tunggal, Sleman: Pengabdian Arie Noor Rakhman; Fivry Wellda Maulana; Fajar Yulianto Prabowo; Muhammad Sholeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3881

Abstract

This community service program was carried out at the Wimalandaru Waste Bank in Karanggayam Hamlet, Catur Tunggal Village, Sleman, to improve waste management effectiveness through the implementation of a web-based waste bank application. The digital system implementation was able to address the partner’s main problems, particularly the inefficiency of manual record-keeping, limited structured data, and low community participation. Digitalization was conducted for 158 customers, with women comprising 65.82%, along with the documentation of 41 waste categories complete with prices and statuses, which improved transaction accuracy and service speed. The success of the program was influenced by the active participation of the management team, strong motivation among women’s groups, and the availability of digital devices. However, challenges were still encountered, especially those related to variations in digital literacy and network constraints. Therefore, further development was recommended through digital capacity-building training, strengthening network infrastructure, and expanding women’s empowerment in waste sorting and recycling-based entrepreneurship. With continuous monitoring, the application was expected to serve as a model for adaptive and sustainable technology-based waste bank management at the village level.
Pengenalan Digital Marketing untuk Mendukung Produktivitas UMKM Madurejo Aji Pranoto; Idam Wahyudi; I Gusti Gde Badrawada; Muhammad Sholeh
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.644

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam strategi pemasaran mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk proses pengenalan digital marketing kepada pelaku UMKM di Kalurahan Madurejo sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, mencakup observasi, wawancara mendalam, dan pelatihan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, 85% pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional dengan jangkauan pasar yang sangat terbatas. Setelah program pelatihan digital marketing berlangsung, tingkat pemahaman pelaku UMKM terhadap platform digital meningkat signifikan rata-rata sebesar 47,4 poin persentase. Platform yang paling banyak diadopsi adalah Instagram (30%) dan WhatsApp Business (25%). Selain itu, terdapat tren peningkatan omzet hingga 51% dalam enam bulan pertama pasca pelatihan.