Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis cendawan mikoriza arbuskular (CMA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt L) penelitian ini dilaksanakan dari 1 Juni 2024 sampai 30 Agustus 2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan lima perlakuan yaitu: C0 tanpa mikoriza abuskular (kontrol), C1: 3 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C2 : 6 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C3 : 9 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C4 : 12 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lingkar batang (cm), berat akar, panjang tongkol tanpa kelobot, berat tongkol tanpa kelobot pertanamang(g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian cendawan mikoriza arbuscular (CMA) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan dosis 9 gram pupuk hayati CMA (C3) adalah dosis optimal terhadap tinggi tanaman dan berat akar tanaman jagung manis sedangkan dosis 6 gram pupuk hayati (CMA) (C2) merpakan dosis optimal terhadap jumlah daun, lingkar batang, panjang tongkol dan berat tongkol tanpa kelobot pertanaman jagung manis
Copyrights © 2025