Subagiono
Universitas Muara Bungo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Pisang Raja Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Keriting (Capsicum Annum L) Varietas Hibrida Trophy Pandu Tri Wardana; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 2 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah pisang raja terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) varietas hibrida trophy. Penelitian ini dilaksanakan dari 1 Januari 2022 sampai 1 Mei 2022.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan sebagai berikut: P0= tanpa pemberian pupuk organik cair, P1= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 400 ml/polybag, P2= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 500 ml/polybag, P3= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 600 ml/polybag, P4= diberi POC (limbah kulit pisang) dengan dosis 700 ml/polybag. Variabel yang diamati adalah Tinggi tanaman (cm), Lingkar Batang (mm), Luas Daun Total (cP2), Jumlah total buah per tanaman (buah), dan Berat buah per tanaman (gr (cm)Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian berbagai dosis Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah pisang raja berpengaruh nyata terhadap Tinggi Tanaman (cm), Diameter Batang (mm), Luas Daun Total (Cm2), Jumlah total buah per tanaman (buah), dan Berat buah per tanaman (gr) cabai keriting (Capsicum annum L). Perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) varietas hibrida trophy yaitu P2 dengan dosis 500 ml/polybag. Sedangkan perlakuan terbaik terhadap hasil tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) yaitu P3 dengan dosis 600 ml/polybag)
Pengaruh Pemberian Dosis Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) Terhadap pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung ManiS (Zea mays saccharata Sturt L ) Endang Kurnia; Subagiono; Setiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 3 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i3.718

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis cendawan mikoriza arbuskular (CMA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt L) penelitian ini dilaksanakan dari 1 Juni 2024 sampai 30 Agustus 2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan lima perlakuan yaitu: C0 tanpa mikoriza abuskular (kontrol), C1: 3 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C2 : 6 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C3 : 9 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA), C4 : 12 gram pupuk hayati candawan mikoriza abuskular (CMA). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lingkar batang (cm), berat akar, panjang tongkol tanpa kelobot, berat tongkol tanpa kelobot pertanamang(g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian cendawan mikoriza arbuscular (CMA) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan dosis 9 gram pupuk hayati CMA (C3) adalah dosis optimal terhadap tinggi tanaman dan berat akar tanaman jagung manis sedangkan dosis 6 gram pupuk hayati (CMA) (C2) merpakan dosis optimal terhadap jumlah daun, lingkar batang, panjang tongkol dan berat tongkol tanpa kelobot pertanaman jagung manis
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Putih (Allium sativum) Dengan Pemberian Berbagai Pupuk Kandang Di Polybag Citra Kurniawati; Gusni Yelni; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 3 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i3.719

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan jenis pupuk kandang yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil bawang putih. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : PK0 (Tanpa pupuk kandang), PK1 (pupuk kandang kotoran ayam buras), PK2 (pupuk kandang kotoran ayam kampung), PK3 (pupuk kandang kotoran kambing) dan PK4 (pupuk kandang kotoran sapi) Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah siung (siung), diameter umbi pertanaman (cm) dan bobot umbi segar per tanaman(g). Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (anova). Apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Ducan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Dari hasil percobaan diperoleh Respon bawang putih terhadap variabel tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) serta jumlah siung (siung) menunjukan respon yang tidak berbeda sementara diameter umbi/tanaman (cm), volume akar dan bobot umbi segar pertanaman (g) memberikan respon yang berbeda di polybag. Respon bawang putih pada perlakuan PK1 (pupuk kandang kotoran ayam buras) merupakan perlakuan terbaik terhadap diameter umbi (cm) dan berat umbi segar pertanaman (gram), perlakuan PK3 (pupuk kandang kotoran kambing) terbaik terhaadap berat umbi segar pertanaman (gram) dan perlakuan PK4 (pupuk kandang kotoran sapi) terbaik terhadap volume akar (mm) bawang putih (Allium sativum L.) di polybag
Pengaruh Aplikasi Cendawan Mikoriza Arbuskula Terhadap Pertumbuhan Bibit Vanili (Vanili planifolia L) Di Polybag M. Rizki Azhar; Subagiono; Akhyarnis Febrialdi
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 3 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Agustus 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i3.720

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Manggis Kecamatan Bathin III pada Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Juni 2020 sampai 10 September 2020.Tujuan Pengaruh Aplikasi Cendawan Mikoriza Arbuskula Terhadap Pertumbuhan Bibit Vanili (Vanili planifolia L) Di Polybag. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor dosis Cendawan Mikoriza Arbuskula yaitu M0= tanpa aplikasi CMA, M1 = aplikasi CMA dosis 5 g per polybag, M2 = aplikasi CMA dosis 10 g per polybag, M3 = aplikasi CMA dosis 15 g per polybag dan M4 = aplikasi CMA dosis 20 g per polybag Hasil pengamatan dianalisis secara statistis dengan menggunakan sidik ragam, bila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5% ..Parameter yang diamati yaitu panjang stek, lingkar tunas, jumlah daun, panjang akar dan volume akar. Bahwa aplikasi dosis CMA berpengaruh sangat nyata terhadap panjang stek, lingkar tunas, jumlah daun, panjang akar dan volume akar. Perlakuan aplikasi dosis 15 g per polybag memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit vanili di polybag
Pengaruh Penggunaan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery Nanda Oktari; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 4 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i4.722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh penggunaan berbagai media tanam terhadap pertumbuhan bibit sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery. Penelitian ini dilaksanakan dari 16 Juli 2023 sampai 16 September 2023.Percobaan ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), faktor yang dicoba adalah penggunaan komposisi media tanam yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu: M0 : top soil, M1 : top soil + Pasir + Pupuk Kandang (2:1:1), M2 : top soil + Pasir + Arang Sekam (2:1:1), M3 : top soil + Pasir + Cocopeat (2:1:1), M4 : top soil + Pupuk Kandang + Cocopeat (2:1:1), M5 : top soil + Pupuk Kandang + Arang Sekam (2:1:1). Variabel yang diamati adalah Tinggi Tanaman (cm), Lingkar Batang (cm), Panjang Daun (cm), Lebar Daun (cm), Jumlah Daun (helai), Luas Daun Total (cm2.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian berbagai berbagai media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery berpengaruh nyata terhadap Tinggi Tanaman (cm), Lingkar Batang (cm), Jumlah Daun (helai), Luas Daun Total (cm2). Namun tidak berpengaruh terhadap lebar daun (cm) dan luar daun total nyata (cm), Perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan bibit sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery yaitu M5 (top soil + Pupuk Kandang + Arang Sekam)
Pengaruh Media Tanam Sabut Kelapa (Cocopeat) Dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Rawit ( Capcisum frutencens L) Varietas ORI 212 Marni Yanti; Setiono; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 3 No. 4 (2025): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v3i4.724

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perkarangan rumah di RT 02, RW 01, Kelurahan Manggis, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo. Terletak pada ketinggian 78 m dpl dengan jenis tanah ultisol. Penelitian ini akan dilaksanakan mulai dengan bulan Mei s/di Agustus 2024. Untuk mengetahui interaksi antara pemberian sabut kelapa (cocopeat) dengan pemberian pupuk kandang kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.Adapun rancangan yang digunakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 12 Adapun perlakuan media tanam antara lain, C0K0 (tanpa perlakuan), C0K1(50 gram pupuk kandang), C0K2 (75 gram pupuk kandang), C1K0 (40 gram cocopeat ), C1K1 (40 gram cocopeat + 50 gram pupuk kandang), C1K2 (40 gram cocopeat + 75 gram pupuk kandang), C2K0 (70 gram cocopeat), C2K1 (70 gram cocopeat + 50 gram pupuk kandang), C2K2 (75 gram cocopeat + 75 gram pupuk kandang), C3K0 (90 gram cocopeat), C3K1 ((90 gram cocopeat +50 gram pupuk kandang), dan C3K2 (90 gram cocopeat + 75 gram pupuk kandang). Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara Cocopeat dan Pupuk kandang kotoran ayam terhadap Luas daun (cm) dan diameter batang (cm). perlakuan pupuk kandang kotoran ayam hanya berpengaruh terhadap tinggi tanaman (cm), jumlah buah pertanaman (buah) dan panjang buah pertanaman (cm). Namun tidak berpengaruh terhadap berat buah pertanaman. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam dengan dosis 90 gram merupakan perlakuan terbaik
Pengaruh Kombinasi Pupuk Hayati Mikoriza dan Dolomit terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jack) TBM 1 Rio Andika; Subagiono
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 1 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Februari 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i1.728

Abstract

This study aims to determine the effect of the combination of mycorrhizal and dolomite biofertilizers on the high growth of oil palm plants (Elaeis guineensis Jacq.) in the Unyielding Crops (TBM) phase 1. This research was carried out in Rantau Keloyang village, Pelepat District, Bungo Regency, Jambi Province, namely at an altitude of ± 120 m above sea level with a pH of 4.8 in the Ultisol type, this research was carried out on May 26 - August 10, 2025. This study used a randomized design of a non-factorial group with five treatments, namely M0 (100 g mycorrhiza), M1 (30 g mycorrhizah + 650 g dolomite), M2 (80 g mycorrhizah + 550 g dolomite), M3 (130 g mycorrhizah + 450 g dolomite), and M4 (180 g mycorrhizae + 350 g dolomite), each repeated three times. The observation variables were the increase in the height of the oil palm plant (cm), the increase in the trunk circumference (cm), the increase in the area of the leaves (cm2), and the increase in the number of fronds (fruit). To see the effect of the combination of treatments on the observation variables, the data obtained was statistically analyzed with various fingerprints, if it had a real effect, it was followed by the DNMRT test at the level of 5%. The results of the variety-analysis showed that the application of a combination of mycorrhizal and dolomite had a very significant effect on the growth of TBM 1 oil palm. The M0 treatment provided the best growth with an average height increase of 10.57 cm, followed by an increase in stem circumference, leaf area, and better fronds count compared to the mycorrhiza dolomite combination treatment. The growth pattern shows an upward trend over time with clear growth points on the 30th, 60th, and 70th days. These results indicate that the application of a single mycorrhizal is more effective in supporting the vegetative growth of oil palm TBM 1 compared to the combination with dolomite