Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan jenis pupuk kandang yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil bawang putih. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : PK0 (Tanpa pupuk kandang), PK1 (pupuk kandang kotoran ayam buras), PK2 (pupuk kandang kotoran ayam kampung), PK3 (pupuk kandang kotoran kambing) dan PK4 (pupuk kandang kotoran sapi) Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah siung (siung), diameter umbi pertanaman (cm) dan bobot umbi segar per tanaman(g). Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (anova). Apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Ducan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Dari hasil percobaan diperoleh Respon bawang putih terhadap variabel tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) serta jumlah siung (siung) menunjukan respon yang tidak berbeda sementara diameter umbi/tanaman (cm), volume akar dan bobot umbi segar pertanaman (g) memberikan respon yang berbeda di polybag. Respon bawang putih pada perlakuan PK1 (pupuk kandang kotoran ayam buras) merupakan perlakuan terbaik terhadap diameter umbi (cm) dan berat umbi segar pertanaman (gram), perlakuan PK3 (pupuk kandang kotoran kambing) terbaik terhaadap berat umbi segar pertanaman (gram) dan perlakuan PK4 (pupuk kandang kotoran sapi) terbaik terhadap volume akar (mm) bawang putih (Allium sativum L.) di polybag
Copyrights © 2025