Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi pedesaan, tetapi kesenjangan literasi digital -- khususnya dalam pemahaman dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) -- masih menjadi tantangan utama di masyarakat desa (Kosasih & Sulaiman, 2024). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi AI bagi 30 mitra produktif ekonomi (20 pelaku UMKM dan 10 anggota komunitas produktif) di Desa Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan aplikasi digital berbasis AI, simulasi penerapan teknologi AI untuk promosi dan manajemen usaha, serta pendampingan berkelanjutan selama dua minggu. Efektivitas program dievaluasi menggunakan desain pretest-posttest yang dilengkapi observasi keterampilan dan penilaian portofolio digital peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman konsep AI dari 15% menjadi 85%, dengan 80% peserta mampu menggunakan aplikasi keuangan digital, 75% peserta berhasil membuat katalog produk berbasis AI, dan 70% peserta mampu menerapkan prediksi stok menggunakan templat AI sederhana. Kegiatan ini juga menghasilkan modul literasi AI kontekstual bagi masyarakat desa dan rekomendasi strategi integrasi AI dalam pembelajaran serta promosi usaha lokal, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, 3, dan 5 perguruan tinggi dalam pengabdian berbasis teknologi.
Copyrights © 2026