This study analyzes the role of documentary films in fostering historical awareness in history learning at MAN 1 Lamongan. The research addresses the issue of history education being seen as monotonous and based on memorization, especially through conventional methods. In the digital era, documentary films serve as an innovative way to help students understand complex historical topics. The study focuses on how documentary films are used as learning media at MAN 1 Lamongan, which has good facilities but does not use them optimally. A descriptive qualitative method is used, with data collected through interviews with history teachers and students, classroom observations, and Focus Group Discussions (FGDs). Thematic analysis identifies key patterns and findings. The results show that documentary films effectively improve student engagement and understanding of historical material. Visuals and narratives help students remember historical events better. However, challenges include long film durations, formal narration, and technical issues during screenings. The teacher’s role as a facilitator is crucial for reinforcing material and guiding discussions. The study concludes that documentary films are effective for developing students’ historical awareness when supported by good teacher preparation, appropriate film choices, and time management. It recommends improving teachers’ technological skills, encouraging cross-disciplinary collaboration, and ensuring adequate facilities. Theoretically, the study contributes to the understanding of innovative learning media in history education. ABSTRAK Penelitian ini menganalisis peran film dokumenter dalam menumbuhkan kesadaran sejarah dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Lamongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa pembelajaran sejarah sering dianggap monoton dan berfokus pada hafalan, terutama jika disampaikan melalui metode konvensional. Di era digital, film dokumenter menjadi inovasi pembelajaran yang membantu siswa memahami materi sejarah yang kompleks. Fokus penelitian ini adalah pada penggunaan film dokumenter sebagai media pembelajaran di MAN 1 Lamongan, yang memiliki fasilitas memadai namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru dan siswa sejarah, observasi kelas, serta Focus Group Discussion (FGD). Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film dokumenter secara efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Visualisasi dan narasi dalam film membantu siswa mengingat peristiwa sejarah dengan lebih baik. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala seperti durasi film yang panjang, narasi yang terlalu formal, serta kendala teknis saat pemutaran. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam memperkuat pemahaman materi dan memandu diskusi setelah penayangan film. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film dokumenter merupakan media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kesadaran sejarah siswa, apabila didukung oleh persiapan guru yang matang, pemilihan film yang tepat, dan manajemen waktu yang baik. Rekomendasi praktis meliputi peningkatan keterampilan teknologi guru, kolaborasi lintas disiplin, serta penyediaan fasilitas yang memadai. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian media pembelajaran inovatif dalam konteks pendidikan sejarah.
Copyrights © 2025