Salah satu kompetensi utama yang perlu dimiliki dalam menghadapi era global ini adalah literasi sains. Penguatan literasi sains menjadi kompetensi yang penting untuk dimiliki agar siswa mampu beradaptasi dengan perubahan global dimana lebih rumit serta berbasis pada IPTEK serta dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran inovatif. Urgenis ini menjadikan peneliti ingin melakukan kajian literatur mengenai efektivitas penerapan model pembelajaran inovatif dengan keterampilan literasi sains siswa. Kajian literatur yang diterapkan bisa memberikan gambaran dan saran tentang cara menerapkan model inovatif dalam peningkatan literasi sains peserta didik. Penelitian ini Studi yang dilakukan menerapkan metode kajian literatur (literature riview) yang terdiri dari 20 artikel minimal terindeks sinta 4 dan terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa model inovatif yang diterapkan seperti model PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquri terbimbing, Blended Learning, dan RAQ yang secara signifikan meningkatkan literasi sains untuk beberapa materi biologi. Model pembelajaran PBL mendominasi sebagai model inovatif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Dengan demikian, ditarik kesimpulan model pembelajaran inovatif bisa dipakai pendidik dalam peningkatan literasi sains peserta didik dan diintegrasikan ke dalam masalah lokal ataupun media digital.
Copyrights © 2026