Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kekerasan seksual pada anak dan penjelasan latar belakang keluarganya. Subjek penelitian adalah lima orang anak korban kekerasan seksual, yang kesemuanya telah menjadi kasus forensik dengan melibatkan aparat penegak hukum dalam penanganannya. Adapun kriteria subjek adalah: anak berusia dibawah 17 tahun, menjadi korban kekerasan seksual, kasusnya ditangani oleh aparat hukum, dan lokasi kejadian di sekitar Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap anak dan wawancara terhadap orangtua serta pendamping anak. Analisis data secara kualitatif dengan cara mendeskripsikan, membuat kategori, dan interpretasi data. Hasil penelitian menemukan: (1) korban dan pelaku, melibatkan sesama dan lawan jenis; (2) lokasi dan konteks kejadian, terjadi di lingkungan sekolah, area ketetanggaan, dan area publik; (3) dampak pada anak, menimbulkan problem psikologis, sosial, dan hambatan pendidikan anak; (4) latar belakang keluarga, anak berada dalam struktur keluarga dimana figur ayah sebagai pelindung berperan minimal atau absen, serta kurangnya komunikasi antar anggota keluarga. Dapat disimpulkan bahwa kekerasan seksual pada anak terjadi bukan semata-mata akibat kurangnya perlindungan keluarga namun juga akibat kurangnya perlindungan yang diberikan oleh support system untuk anak, seperti lingkungan sekolah, ketetanggaan, kesadaran masyarakat, hingga pejabat dan aparat penegak hukum.
Copyrights © 2026