Penggunaan air yang kurang efisien pada proses penyiraman tanaman secara manual menjadi salah satu permasalahan dalam pengelolaan taman. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Smart Garden berbasis Arduino Uno untuk mengoptimalkan penggunaan air melalui penyiraman otomatis berdasarkan tingkat kelembapan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tahapan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian kinerja sensor, relay, pompa air, dan efisiensi penggunaan air. Sistem memanfaatkan dua sensor kelembapan tanah sebagai masukan, Arduino Uno sebagai pengendali utama, relay sebagai saklar elektronik, dan pompa air DC sebagai aktuator penyiraman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan kondisi tanah kering, lembap, dan basah dengan nilai rata-rata sensor masing-masing sebesar 449,4; 281,3; dan 182,8. Pompa air bekerja secara otomatis ketika tanah berada pada kondisi kering dan berhenti ketika kelembapan telah mencukupi. Pengujian penggunaan air selama sepuluh kali menunjukkan bahwa sistem otomatis mengonsumsi total air sebesar 7,55 liter, sedangkan penyiraman manual sebesar 10,05 liter. Dengan demikian, sistem mampu menghemat penggunaan air sebesar 24,88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart Garden berbasis Arduino Uno efektif dalam mengotomatisasi penyiraman tanaman serta meningkatkan efisiensi penggunaan air, sehingga berpotensi diterapkan pada taman kampus maupun lahan berskala kecil.
Copyrights © 2026