Perkembangan marketplace telah meningkatkan intensitas aktivitas belanja daring dan memperkuat munculnya perilaku pembelian impulsif, khususnya pada konsumen muda. Dalam konteks tersebut, promosi free shipping dan shopping lifestyle menjadi faktor yang berpotensi mendorong konsumen melakukan pembelian tanpa perencanaan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tagline free shipping dan shopping lifestyle terhadap impulsive buying pada marketplace Shopee, baik secara parsial maupun simultan, dengan fokus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Mamuju. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 91 responden yang pernah melakukan pembelian melalui Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didukung observasi dan wawancara, kemudian kualitas instrumen diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tagline free shipping berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (β = 0,385; t = 4,394; p < 0,001). Shopping lifestyle juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (β = 0,468; t = 5,353; p < 0,001) serta menunjukkan pengaruh relatif lebih dominan dibandingkan tagline free shipping. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying (F = 64,560; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,595, yang menunjukkan bahwa 59,5% variasi impulsive buying dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pembelian impulsif mahasiswa pengguna Shopee berkaitan tidak hanya dengan stimulus promosi berupa free shipping, tetapi juga dengan orientasi gaya hidup berbelanja konsumen
Copyrights © 2026