Pembelajaran sosial-emosional (Social-Emotional Learning/SEL) telah menjadi elemen penting dalam pendidikan modern untuk meningkatkan kesejahteraan siswa dan mendukung pencapaian akademik. Namun, implementasi SEL di sekolah dasar di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pemahaman guru, kurangnya dukungan dari orang tua, serta minimnya integrasi dalam kurikulum akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak program SEL terhadap kesejahteraan emosional dan prestasi akademik siswa sekolah dasar dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumentasi dari 10 siswa, 5 guru, dan 5 orang tua di dua sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti program SEL mengalami peningkatan dalam kesadaran emosional, keterampilan sosial, serta kemampuan mengelola stres akademik. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar, kedisiplinan, dan partisipasi siswa dalam kelas. Namun, tantangan dalam implementasi masih ditemukan, terutama dalam hal pelatihan guru dan integrasi program dalam kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang lebih mendukung untuk memastikan keberlanjutan program SEL dalam sistem pendidikan dasar di Indonesia.
Copyrights © 2024