Rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS pada topik cahaya dan bunyi menunjukkan bahwa pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya efektif. Pembelajaran yang masih dominan berbasis buku teks cenderung membuat siswa kurang aktif dan sulit memahami konsep-konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan mengevaluasi modul pembelajaran berorientasi case method berbantuan augmented reality yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada topik cahaya dan bunyi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dua guru kelas sebagai praktisi, dan 32 siswa kelas V sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket skala Likert, dan soal tes objektif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan uji-t untuk mengukur efektivitas serta effect size untuk mengetahui tingkat efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berorientasi case method berbantuan augmented reality memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli, sangat praktis menurut guru dan siswa, serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Sehingga dengan demikian, modul ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran aktif, bermakna, dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran case method dengan teknologi augmented reality dapat memperkuat keterlibatan siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2025