Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih banyak didominasi metode ceramah dan penugasan konvensional. Hal ini menyebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, sehingga motivasi belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project based learning berbantuan media interaktif terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis. Populasi penelitian berjumlah 273 orang dan sampel berjumlah 66 orang yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test contol group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk data motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis IPAS berupa tes esai. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL yang dipadukan dengan media interaktif mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses dan hasil belajar siswa. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan ini mengalami peningkatan motivasi belajar, terlihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti setiap tahapan proyek, keterlibatan aktif dalam diskusi kelompok, serta dorongan intrinsik untuk menyelesaikan tugas secara mandiri maupun kolaboratif. Selain itu, keterampilan berpikir kritis siswa juga berkembang, ditunjukkan dengan kemampuan mereka dalam mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam, memberikan argumentasi yang logis, serta menghubungkan konsep IPAS dengan fenomena nyata di lingkungan sekitar. Implikasi penelitian in dapat menjadikan model ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang lebih relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Copyrights © 2025