Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dan degeneratif lainnya yang menjadi bagian dari masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kepatuhan minum obat merupakan suatu bentuk perilaku yang timbul akibat adanya interaksi antara petugas kesehatan dan pasien sehingga pasien mengerti rencana dengan segala konsekuensinya dan menyetujui rencana tersebut serta melaksanakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Desa Ondorea. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non-eksperimen menggunakan desain survey deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi yang ada di Desa Ondorea yang memenuhi kriteria inklusi, responden diambil menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa kuesioner Morisky Medical Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil Hasil Penelitian ditemukan bahwa sebagian besar responden 23 orang (54,76%) tidak patuh terhadap pengobatan hipertensi, sedangkan responden yang patuh hanya 7 orang. Kesimpulan Sebagian besar responden menunjukkan tingkat kepatuhan yang rendah terhadap pengobatan hipertensi. Ketidakpatuhan ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi serta memperburuk kondisi kesehatan penderita
Copyrights © 2026