Sistem pelayanan kesehatan saat ini dihadapkan pada kompleksitas yang semakin tinggi, terutama dalam aspek pembiayaan, mutu layanan, serta tuntutan pencapaian indikator kinerja yang terstandar, sehingga monitoring dan evaluasi strategi menjadi elemen penting dalam menjamin keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan. Namun, praktik di lapangan masih menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang mengakibatkan pemanfaatan hasil evaluasi dalam pengambilan keputusan strategis belum berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran pada basis data Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect dalam rentang publikasi tahun 2019-2025 menggunakan kata kunci monitoring strategi, evaluasi kinerja, serta manajemen strategis pelayanan kesehatan. Kriteria inklusi meliputi artikel jurnal orisinal berbahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dalam bentuk full-text, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel non peer-review, opini, serta kajian yang hanya berfokus pada manajemen klinis tanpa aspek manajerial strategis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan seperti Balanced Scorecard dan Knowledge-Based Performance Management System mampu memberikan kerangka evaluasi yang komprehensif melalui integrasi indikator keuangan dan non keuangan serta mendukung peningkatan mutu layanan melalui perbaikan berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan SDM, lemahnya integrasi sistem informasi, serta rendahnya pemanfaatan hasil evaluasi dalam pengambilan keputusan, di mana kegiatan evaluasi masih cenderung bersifat administratif. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi strategi memiliki peran krusial dalam efektivitas manajemen organisasi pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem evaluasi berbasis data, serta optimalisasi pemanfaatan hasil evaluasi guna mendukung pengambilan keputusan strategis dan peningkatan mutu layanan secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026