Transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan merupakan elemen penting dalam penerapan good governance pada organisasi kesehatan karena berperan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, efektivitas pelayanan, dan kepercayaan masyarakat. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan SDM, lemahnya pengendalian internal, rendahnya keterbukaan informasi publik, serta belum optimalnya digitalisasi sistem keuangan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada organisasi kesehatan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya, serta menelaah hambatan dan upaya strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan sektor kesehatan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif melalui penelusuran artikel pada database Google Scholar dan GARUDA. Artikel yang dipilih dipublikasikan pada tahun 2018–2026, tersedia dalam teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara deskriptif berdasarkan tema utama penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, efektivitas pengelolaan dana, dan kinerja organisasi kesehatan. Kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal, serta penerapan sistem informasi keuangan digital juga menjadi faktor penting dalam mendukung akuntabilitas organisasi. Di sisi lain, hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi SDM, lemahnya sistem pengawasan internal, minimnya keterbukaan informasi kepada publik, serta belum optimalnya integrasi sistem digital di beberapa organisasi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas SDM, optimalisasi sistem pengendalian internal, peningkatan digitalisasi sistem keuangan, dan keterbukaan laporan keuangan kepada masyarakat untuk mewujudkan tata kelola organisasi kesehatan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan