Pemulasaran jenazah merupakan serangkaian proses yang dilakukan setelah seseorang meninggal, mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan, hingga menguburkan. Proses ini harus dilakukan dengan memperhatikan prinsip kesehatan, terutama untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan kader Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Genuk Kota Semarang dalam pemulasaran jenazah, diharapkan dapat tercipta sistem yang efektif untuk menangani jenazah dengan cara yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan, sehingga mencegah penyebaran penyakit menular di masyarakat. Tahapan kegiatan yang meliputi Perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan pelatihan, tahap pengembangan modul pelatihan digital, tahap distribusi dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), tahap kolaborasi dengan Institusi kesehatan, tahap kampanye kesadaran masyarakat, tahap pemantauan dan evaluasi berkelanjutan dan tahapan terakhir dukungan psikososial. Tingkat pengetahuan dan keterampilan kader sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pemulasaran jenazah dari rerata 69 meningkat menjadi 74,25.
Copyrights © 2024