Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang tanpa pengelolaan yang tepat sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak dan pemanfaatan minyak jelantah menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih kelompok PKK Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY dalam mengelola minyak jelantah menjadi sabun cair yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif melalui tahapan survei dan diskusi dengan mitra, sosialisasi, praktik pembuatan sabun cair, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebagian besar mitra belum memiliki pengelolaan minyak jelantah yang baik. Setelah pelatihan, mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair serta menunjukkan respon positif terhadap produk yang dihasilkan. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cair dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan, menekan pengeluaran rumah tangga, serta berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2026