Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang berperan dalam pencegahan penyakit diare pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya penerapan CTPS dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pengetahuan, sikap, dukungan teman sebaya, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku CTPS untuk pencegahan diare pada anak di SDN Sungai Andai 3. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 358 seluruh siswa kelas 4-6 di SDN Sungai Andai 3 dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden yang diambil menggunkan teknik stratified random sampling dihitung menggunakan rumus slovin 5%. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0.05) dan teman sebaya (p-value 0.538) dengan perilaku CTPS memiliki (p-value >0.05), sedangkan hubungan antara sikap (p-value 0.004) dan sarana prasarana (p-value 0.004) memiliki nilai (p-value <0.05) sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan antar variabel dengan perilaku CTPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai CTPS, namun mayoritas responden menunjukkan sikap yang baik terhadap CTPS. Uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan dukungan teman sebaya dengan perilaku CTPS. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap serta sarana prasarana dengan perilaku CTPS.
Copyrights © 2026