Penelitian ini bertujuan menggambarkan self-compassion pada remaja dengan kecenderungan kepribadian histrionik di Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan partisipan secara purposive berdasarkan skrining Personality Diagnostic Questionnaire-4. Empat remaja perempuan berusia 16-19 tahun diwawancarai secara semi-terstruktur, disertai dua informan pendukung. Data dianalisis menggunakan analisis tematik enam tahap Braun dan Clarke, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, member check, dan audit trail. Hasil menghasilkan empat tema utama, yaitu pengalaman sosial, dampak psikologis, perilaku histrionik, dan self-compassion. Pengalaman sosial mencakup pengalaman tidak menyenangkan, pengaruh lingkungan, dan relasi interpersonal. Dampak psikologis tampak dalam distres emosional dan evaluasi diri negatif. Perilaku histrionik tergambar melalui kebutuhan akan pengakuan, orientasi penampilan, sensitivitas terhadap penilaian sosial, dinamika relasional, dan luapan emosi. Self-compassion muncul melalui self-kindness, common humanity, dan mindfulness. Temuan menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap penerimaan eksternal berlangsung berdampingan dengan kapasitas internal untuk memahami, menerima, dan mendukung diri. Dukungan keluarga dan teman membantu partisipan memperoleh rasa aman, memaknai kesulitan sebagai pengalaman manusiawi, serta mengelola emosi secara lebih adaptif dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini memperluas pemahaman mengenai dinamika psikologis remaja dengan kecenderungan histrionik dalam konteks lokal.
Copyrights © 2026