Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 21 No. 2 (2025): Transformasi Desember

GenreMU say no to HIV: Community-based HIV health education and mentoring for adolescent prevention

Angga Wilandika (Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Bandung, Indonesia)
Salami Salami (Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

[Bahasa]: HIV masih menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan remaja sebagai kelompok berisiko tinggi akibat rendahnya literasi kesehatan terkait HIV. Program GenreMU Say No to HIV dikembangkan sebagai upaya penguatan literasi kesehatan remaja melalui pendekatan berbasis komunitas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, self-efficacy, serta perubahan cara pandang remaja dalam pencegahan HIV. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan community-based approach Research, yang memungkinkan keterlibatan aktif komunitas dalam setiap tahapan program, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan interaktif yang melibatkan diskusi, simulasi, serta pendekatan peer-education. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test terhadap 124 peserta remaja, dengan pengukuran perubahan skor pengetahuan dan self-efficacy. Hasil menunjukkan adanya peningkatan dalam aspek pengetahuan HIV serta self-efficacy dalam pencegahan perilaku berisiko setelah pelatihan. Implikasi dari program ini meliputi perlunya integrasi edukasi HIV berbasis mentoring kesehatan ke dalam kurikulum sekolah, penguatan program peer-education, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akses remaja terhadap informasi kesehatan yang akurat dan inklusif. Kata Kunci: community-based research, literasi kesehatan, HIV, remaja, efikasi diri [English]: HIV remains a global health issue, including in Indonesia, with adolescents identified as a high-risk group due to low health literacy related to HIV. The GenreMU Say No to HIV program was developed to strengthen adolescent health literacy through a community-based approach. This program aims to enhance knowledge, self-efficacy, and adolescents' perspectives on HIV prevention. This community service activity was implemented using a Community-Based approach, emphasizing participatory planning, health education delivery, and outcome evaluation through pre- and post-activity assessments. The activities were conducted through interactive training sessions incorporating discussions, simulations, and a peer-education approach. The evaluation utilized a pre-test and post-test design involving 124 adolescent participants, assessing changes in knowledge and self-efficacy scores. The findings indicated a significant improvement in HIV knowledge and self-efficacy in preventing risky behaviors following the training. The program's implications highlight the need to integrate structured HIV health education and mentoring programs into school-based youth development initiatives, strengthen peer-education programs, and advocate for government policies that enhance adolescent access to accurate and inclusive health information. Keywords: community-based research, health literacy, HIV, adolescents, self-efficacy

Copyrights © 2025