Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait promosi jabatan, pemberian penghargaan, serta evaluasi kinerja secara berkala. Namun, proses penilaian yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan subjektivitas dan kurang mampu memberikan hasil yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan kombinasi metode Entropy dan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dalam penilaian kinerja karyawan. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan tingkat penyebaran data, sedangkan metode WASPAS digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan melakukan perangkingan alternatif. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, penyusunan matriks keputusan, perhitungan bobot menggunakan metode Entropy, perhitungan nilai preferensi menggunakan metode WASPAS, serta analisis hasil perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot kriteria terbesar diperoleh pada C1 sebesar 0,1973, sedangkan bobot terkecil terdapat pada C5 sebesar 0,0874. Berdasarkan hasil perhitungan metode WASPAS, alternatif A3 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9952 sehingga menempati peringkat pertama, diikuti oleh A7 dengan nilai 0,9905 dan A1 dengan nilai 0,9689. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi metode Entropy dan WASPAS mampu menghasilkan proses penilaian yang objektif, transparan, dan konsisten sehingga dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam penilaian kinerja karyawan.
Copyrights © 2026