Indah Hartati
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Entropy dan WASPAS Indah Hartati; Yosep Nuryaman
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 April 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i2.364

Abstract

Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait promosi jabatan, pemberian penghargaan, serta evaluasi kinerja secara berkala. Namun, proses penilaian yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan subjektivitas dan kurang mampu memberikan hasil yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan kombinasi metode Entropy dan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dalam penilaian kinerja karyawan. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan tingkat penyebaran data, sedangkan metode WASPAS digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan melakukan perangkingan alternatif. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, penyusunan matriks keputusan, perhitungan bobot menggunakan metode Entropy, perhitungan nilai preferensi menggunakan metode WASPAS, serta analisis hasil perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot kriteria terbesar diperoleh pada C1 sebesar 0,1973, sedangkan bobot terkecil terdapat pada C5 sebesar 0,0874. Berdasarkan hasil perhitungan metode WASPAS, alternatif A3 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9952 sehingga menempati peringkat pertama, diikuti oleh A7 dengan nilai 0,9905 dan A1 dengan nilai 0,9689. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi metode Entropy dan WASPAS mampu menghasilkan proses penilaian yang objektif, transparan, dan konsisten sehingga dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam penilaian kinerja karyawan.
Pendekatan Hybrid Data Assessment Weighting dan Simple Additive Weighting untuk Evaluasi Kinerja Operator Produksi pada Industri Elektronik Donaya Pasha; Indah Hartati; Tuti Haryanti; Yuri Rahmanto; Very Hendra Saputra
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4 Number 4 October 2026 (Issue in Progress)
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i4.375

Abstract

Evaluasi kinerja operator produksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas proses manufaktur pada industri elektronik. Namun, proses evaluasi yang masih bergantung pada penilaian subjektif berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang konsisten dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan Hybrid Data Assessment Method (DAM) Weighting dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam mengevaluasi kinerja operator produksi secara objektif. Metode DAM Weighting digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria berdasarkan karakteristik data, sedangkan metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan menentukan peringkat operator produksi. Penelitian menggunakan lima kriteria evaluasi, yaitu produktivitas, disiplin kehadiran, ketepatan waktu, kerja sama tim, dan inisiatif dengan sepuluh operator produksi sebagai alternatif. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa produktivitas memiliki bobot tertinggi sebesar 0,2041, diikuti oleh inisiatif sebesar 0,2030, ketepatan waktu sebesar 0,2024, kerja sama tim sebesar 0,1985, dan disiplin kehadiran sebesar 0,1921. Berdasarkan proses perangkingan menggunakan SAW, OPT-10 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9937, sedangkan OPT-8 memperoleh nilai preferensi terendah sebesar 0,9150. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid DAM Weighting dan SAW mampu menghasilkan proses evaluasi yang lebih objektif, konsisten, dan transparan dibandingkan penilaian konvensional, sehingga dapat dijadikan sebagai sistem pendukung keputusan dalam evaluasi kinerja operator produksi pada industri elektronik.