Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif, salah satunya melalui model Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran matematika di SDN Grogol 1 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design dan desain Pretest–Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 71 siswa, dengan 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai sebanyak 7 soal, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan uji t. Hasil penelitian  menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,742 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026