Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemandirian belajar atau self regulated learning siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis artikel ilmiah yang relevan. Sumber data diperoleh dari basis data akademik bereputasi dengan kriteria inklusi artikel lima tahun terakhir yang membahas self regulated learning dalam konteks pendidikan matematika sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, terutama melalui kemampuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi belajar. Namun, kompleksitas materi pecahan serta keterbatasan kemampuan metakognitif siswa menjadi faktor penghambat utama dalam pengembangan kemandirian belajar. Selain itu, model pembelajaran aktif seperti problem based learning dan pembelajaran berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan self regulated learning siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis self regulated learning dengan karakteristik materi pecahan secara kontekstual pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan kerangka konseptual yang menghubungkan metakognisi, karakteristik materi, dan strategi pembelajaran sebagai dasar penguatan kemandirian belajar siswa.
Copyrights © 2026