Chrisnaji Banindra Yudha
Universitas Negeri Jakarta

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERHITUNG MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL SISWA KELAS III SDN GONDANGDIA 01 PAGI Shinta Nurhalimah; Chrisnaji Banindra Yudha; Juhana Sakmal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37606

Abstract

This classroom action research aimed to enhance students’ multiplication numeracy skills through the Implementation of the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media among the III B students of SDN Gongdangdia 01 Pagi. The study involved 31 students’ as participants and was conducted from late August during the first semester of 2025/2026. The research employed the Classroom Action Research approach based on the Kemmis and Mc. Taggart model, which consists of four cyclical stages: Planning, Acting, Observing, and Reflecting. Data were collected through observation and testing anf analyzed by calculating the percentage score of teacher and student activities, as well as the students’ multiplication skill tests at the end of each cycle. The findings indicated a significant improvement in students’ multiplication numeracy skills through the use of the Problem Based Learning model assisted by Wordwall media. In cyles I and II, the students’ numeracy skills test results had a completenees percentage of 56.08% and 90,32%. The percentage of teacher percentage activity monitoring results in cycles I and II was 70% and 88%, respectively while the percentage of student activity in cycles I and II wa 62% and 84%.
PENGGUNAAN MEDIA MANIPULATIF DALAM PEMBELAJARAN SIFAT BANGUN DATAR KELAS IV SD Alningtyas Nurita; Yustina Suntari; Chrisnaji Banindra Yudha
Jurnal Ilmiah Matematika Realistik Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v6i1.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat manfaat penggunaan media manipulatif tusuk gigi dan wortel untuk kelas IV dalam pembelajaran sifat-sifat bangun datar. Media manipulatif digunakan untuk memfasilitasi pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar, seperti sisi, titik sudut, dan diagonal, melalui pendekatan praktis dan konkret. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi selama proses pembelajaran dan wawancara dengan guru kelas. Selama kegiatan, siswa secara aktif terlibat dalam membuat bangun datar menggunakan tusuk gigi dan wortel, mengukur panjang sisi, serta mendiskusikan hasil kerja mereka. Hasil observasi menunjukkan bahwa media manipulatif ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap karakteristik bangun datar dan memperkaya pengalaman belajar. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam keterlibatan, kolaborasi, dan keterampilan sosial. Wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa media ini efektif dalam menjelaskan konsep abstrak secara lebih nyata dan menyenangkan. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam hal persiapan dan kesulitan teknis penggunaan media, secara keseluruhan media manipulatif memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret seperti tusuk gigi dan wortel dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep geometris siswa sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS TINGGI PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA Aulia Fahsa; Yustia Suntari; Chrisnaji Banindra Yudha
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.5867

Abstract

Minat dalam belajar merupakan aspek yang mendorong pembelajaran menjadi bermakna. Dalam praktiknya minat belajar siswa masih tergolong rendah, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendidikan Pancasila yang dinilai sebagai bekal dalam membentuk karakter bangsa justru dianggap pembelajaran yang terlalu teoretis. Hal itu diperkuat dengan pemilihan strategi pengajaran oleh guru kurang bervariatif, sehingga kerap kali membuat pembelajaran bersifat membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap minat belajar siswa kelas tinggi di SD pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur terhadap 5 penelitian terdahulu dan wawancara. Berdasarkan kajian literatur terhadap penelitian terdahulu dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran wordwall mampu meningkatkan minat belajar siswa pada proses pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Media Game Edukatif Ular Tangga Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Nazwa Dzakirah Hakim; Indah Wardatussa’idah; Chrisnaji Banindra Yudha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3580

Abstract

Pembelajaran IPA memiliki peranan penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman mendalam. Namun dalam praktiknya, pembelajaran IPA masih menjadi salah satu pembelajaran yang mengalami permasalahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan media ular tangga dalam pembelajaran IPA untuk siswa kelas IV SD, serta menguji efektivitasnya dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen wawancara dan penyebaran kuesioner sebagai tahap awal dari model pengembangan ADDIE, dengan populasi penelitian adalah guru dan siswa SDN Pulogebang 05, Jakarta Timur. Data dianalisis untuk mengidentifikasi tantangan pembelajaran IPA dan minat siswa terhadap media berbasis permainan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 74,2% siswa tertarik belajar IPA menggunakan media ular tangga, dan 87,1% berharap media ini dapat membantu pemahaman siswa. Guru juga menyatakan perlunya media interaktif untuk mengatasi keterbatasan sumber belajar dan meningkatkan partisipasi siswa. Studi literatur menunjukkan bahwa media ular tangga terbukti meningkatkan nilai kognitif siswa dan motivasi belajar. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan media ular tangga edukatif yang layak sebagai solusi inovatif untuk pembelajaran IPA di SD, khususnya pada materi-materi abstrak.
Implementasi Media Kertas Tempel dalam Pembelajaran IPAS pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Salwa Kanahaya Saskiani; Chrisnaji Banindra Yudha; Indah Wardatussa’idah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3862

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar membutuhkan media yang sederhana dan menarik agar siswa lebih mudah memahami konsep. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media kertas tempel dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi kenampakan alam dan buatan di kelas III SDN Mangga Dua Selatan 01. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kertas tempel meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep, dan mendorong kerja sama kelompok. Pembelajaran menjadi lebih konkret, aktif, serta sesuai dengan gaya belajar visual dan kinestetik siswa sekolah dasar. Disimpulkan bahwa media kertas tempel merupakan alternatif sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
Impact of Let’s Read and Kipin School 4.0 on Fourth Grade Reading Interest Chrisnaji Banindra Yudha; Wahyu Setiawan; Dyah Anungrat Herzamzam
PUSAKA: Journal of Educational Review Vol. 3 No. 1 (2025): Strategies and Values in Education: Psychological, Cultural, and Managerial App
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/pjer.v3i1.92

Abstract

This study aims to demonstrate the influence of the Let’s Read and Kipin School 4.0 applications on the reading interest of fourth-grade students at Insan Madani Integrated Islamic Elementary School during the second semester of the 2023/2024 academic year. This research is quantitative with a quasi-experimental design, utilizing a pretest posttest control group design. There are three groups: experiment group 1 (Let’s Read), experiment group 2 (Kipin School 4.0), and a control group (using only reading books). The sample was taken through simple random sampling, and the instrument used was a questionnaire. Data analysis was conducted using t-tests after performing normality and homogeneity tests. The results show that H0 is rejected and Ha is accepted, indicating a significant influence of the applications on reading interest. The average posttest score for experiment group 1 is 74.30, for experiment group 2 is 70.67, and for the control group is 61.24. With a Sig (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, there is a significant difference between the average scores of the experimental and control groups. The conclusion of this study indicates a positive effect of the Let’s Read and Kipin School 4.0 applications on students' reading interest compared to traditional methods.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Dalam Pandangan PISA 2022 Helmalia Fitri Atikah; Iva Sarifah; Chrisnaji Banindra Yudha
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(2).152-161

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengerahui apa saja aspek-aspek kemampuan literasi matematika dan bagaimana pandangan PISA terhadap kompetensi kemampuan literasi matematika. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Sampel studi yang digunakan sebanyak 3 studi yang berasal dari laman resmi organisasi OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) yang menaungi program PISA. Data dalam penelitian ini di analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil kajian dalam studi ini menunjukkan bahwa PISA 2022 mengalami perubahan dan mengaitkan litersi matemayika dengan penalaran matematika, berpikir komputasional, empat area konten fokus, dan kompetensi abad ke-21 dalam proses pemecahan masalah.
EKSPLORASI KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Imroa Hasna Berliana; Chrisnaji Banindra Yudha; Yustia Suntari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemandirian belajar atau self regulated learning siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis artikel ilmiah yang relevan. Sumber data diperoleh dari basis data akademik bereputasi dengan kriteria inklusi artikel lima tahun terakhir yang membahas self regulated learning dalam konteks pendidikan matematika sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, terutama melalui kemampuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi belajar. Namun, kompleksitas materi pecahan serta keterbatasan kemampuan metakognitif siswa menjadi faktor penghambat utama dalam pengembangan kemandirian belajar. Selain itu, model pembelajaran aktif seperti problem based learning dan pembelajaran berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan self regulated learning siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis self regulated learning dengan karakteristik materi pecahan secara kontekstual pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan kerangka konseptual yang menghubungkan metakognisi, karakteristik materi, dan strategi pembelajaran sebagai dasar penguatan kemandirian belajar siswa.
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN SIKAP TOLERANSI SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Ridha Putri; Yustia Suntari; Chrisnaji Banindra Yudha
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/5bkc4j29

Abstract

This study aimed to examine the relationship between parental attention and tolerance attitudes among fifth-grade elementary school students. A quantitative correlational design was employed. The respondents were 31 fifth-grade students at SDN Pademangan Timur 01. Data were collected using questionnaires measuring parental attention and students’ tolerance attitudes and were analyzed using the Pearson Product Moment correlation. The results showed a positive and significant relationship between parental attention and students’ tolerance attitudes, with a correlation coefficient of 0.708 and a significance level of p < 0.001. This finding indicates that students with higher parental attention scores tended to have higher tolerance attitude scores. The coefficient of determination was 50.1%, indicating that variation in students’ tolerance attitude scores was statistically associated with variation in parental attention scores by 50.1%, while the remaining 49.9% was associated with other factors outside the variables examined. Therefore, parental attention represents one context associated with students’ tolerance attitudes. The findings highlight the importance of collaboration between families and schools in supporting students’ social and character development through communication, guidance, role modelling, and learning experiences that value differences. Keywords: Parental Attention, Tolerance Attitudes, Character Education, Elementary School Students.