Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bina diri peserta didik yang berdampak pada kurangnya kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model direct instruction dan meningkatkan keterampilan mengikat tali sepatu pada peserta didik disabilitas intelektual. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan untuk memberikan kesempatan latihan berulang sebelum evaluasi tindakan dilakukan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes keterampilan mengikat tali sepatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model direct instruction memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan peserta didik. Pada Siklus I, nilai rata-rata peserta didik mencapai 68,75 dengan ketuntasan belajar sebesar 50%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 84,38 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Peningkatan keterampilan pada Siklus I sebesar 43,47% dan pada Siklus II sebesar 22,67%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan secara langsung, bertahap, dan disertai latihan berulang mampu meningkatkan keterampilan motorik halus, keterlibatan aktif, serta kemandirian peserta didik disabilitas intelektual. Dengan demikian, model direct instruction efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan bina diri, khususnya keterampilan mengikat tali sepatu.
Copyrights © 2026