Latar Belakang: Kinerja karyawan merupakan aspek krusial dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan, terutama di sektor manufaktur seperti PT. Panarub Industry. Faktor-faktor seperti gaya kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki peran penting dalam membentuk tingkat produktivitas serta efektivitas kerja karyawan. Penentu kinerja karyawan yang baik atau tidaknya dapat diukur salah satunya dengan melihat gaya kepemimpinan yang ada di perusahaan serta motivasi kerja dari para karyawannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10.000 orang karyawan yang tersebar di berbagai divisi dan unit kerja. Lebih lanjut sampel yang digunakan menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan sampel sebanyak 99 responden. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi bersama sebesar 75,6%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan gaya kepemimpinan. Sehingga dapat disampaikan bahwa gaya kepemimpinan yang baik dan juga motivasi kerja yang tinggi mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja karyawan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi manajerial, khususnya dalam perumusan gaya kepemimpinan yang adaptif serta kebijakan motivasi yang relevan dengan kebutuhan karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas melalui pendekatan kepemimpinan dan motivasi kerja yang tepat sasaran.
Copyrights © 2025