Perencanaan dan pengendalian proyek yang efektif merupakan faktor penting dalam menjamin keberhasilan proyek, khususnya dalam pencapaian ketepatan waktu, biaya, dan pemanfaatan sumber daya. Proyek terdiri atas aktivitas yang saling bergantung sehingga memerlukan pendekatan sistematis dalam pengambilan keputusan. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah teori jaringan kerja melalui penerapan Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teori jaringan kerja dalam pengambilan keputusan proyek dengan meninjau penerapan metode CPM dan PERT. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, melalui penelusuran artikel jurnal nasional dan internasional serta buku referensi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa CPM efektif digunakan pada proyek dengan durasi aktivitas yang bersifat pasti karena mampu mengidentifikasi lintasan kritis yang menentukan waktu penyelesaian proyek. Sementara itu, PERT lebih sesuai diterapkan pada proyek dengan tingkat ketidakpastian tinggi karena menggunakan pendekatan probabilistik dalam estimasi waktu. Secara keseluruhan, penerapan CPM dan PERT terbukti meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam perencanaan, pengendalian, serta mitigasi risiko keterlambatan proyek. Dengan demikian, teori jaringan kerja berperan tidak hanya sebagai alat penjadwalan, tetapi juga sebagai dasar strategis dalam manajemen proyek.
Copyrights © 2026