Keamanan data menjadi prioritas dalam sistem informasi modern karena kerentanan berkas teks terhadap intersepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan performa Advanced Encryption Standard (AES-128) dan Blowfish. Metode yang digunakan adalah eksperimental kuantitatif dengan menguji kecepatan enkripsi dan Avalanche Effect pada berkas berukuran 10 KB hingga 5 MB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blowfish unggul kecepatan enkripsi sebesar 18.5% dikarenakan arsitektur Feistel yang efisien. Namun, AES-128 menunjukkan stabilitas keamanan yang lebih tinggi dan pembentukan kunci lebih cepat. Blowfish direkomendasikan untuk perangkat terbatas, sedangkan AES-128 untuk data sensitif tingkat tinggi.
Copyrights © 2026