Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku bullying di SMP Negeri 5 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 5 Kota Kupang, Jl. Frans Seda, RT 31/RW 14, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang, yaitu 1 guru BK dan 4 siswa yang terlibat dalam kasus bullying. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran penting dalam menangani perilaku bullying melalui layanan konseling individu, konseling kelompok, serta kegiatan pembinaan yang berkesinambungan. Berdasarkan hasil wawancara, guru BK berperan sebagai konselor, fasilitator, mediator, dan motivator dalam membantu siswa memahami dampak negatif bullying dan membentuk perilaku yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran guru BK sangat penting dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah, terutama jika didukung oleh pendekatan yang tepat, program pencegahan yang terstruktur, dan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2026