Masyarakat Desa Pakamban Laok mempunyai kearifan lokal dalam teknik penangkapan lorjuk. Kearifan lokal ini memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran IPA karena dalam teknik penangkapannya memuat pengetahuan lokal masyarakat yang dapat ditransformasikan menjadi pengetahuan ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pengetahuan lokal masyarakat Desa Pakamban Laok dalam proses penangkapan lorjuk menjadi pengetahuan ilmiah agar dapat diimplementasikan sebagai sumber pembelajaran IPA SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan etnosains. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil kajian etnosains terdapat pengetahuan lokal masyarakat meliputi pemahaman tentang habitat lorjuk, indikator lingkungan, musim dan waktu penangkapan serta praktik pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan. Pengetahuan tersebut direkonstruksi menjadi pengetahuan ilmiah dan dipetakan ke dalam konsep IPA seperti ekosistem pesisir, adaptasi makhluk hidup dan interaksi antara manusia dengan lingkungan. Rekonstruksi etnosains ini berkontribusi sebagai sumber pembelajaran IPA kontekstual berbasis kearifan lokal. Pendekatan rekonstruksi konseptual dalam penelitian ini memperluas kajian etnosains melalui integrasi pengetahuan lokal nelayan lorjuk ke dalam pembelajaran IPA SMP yang selaras dengan kurikulum.
Copyrights © 2025