Mata kuliah Micro Teaching menjadi sarana penting bagi calon guru, termasuk mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk mengembangkan keterampilan dasar mengajar sebelum melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Micro Teaching, perannya dalam meningkatkan kompetensi mengajar mahasiswa, serta kendala yang dihadapi mahasiswa PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang melibatkan delapan mahasiswa dan dua dosen. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Micro Teaching dilaksanakan melalui tahap perencanaan, praktik mengajar, umpan balik, dan evaluasi. Mata kuliah ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, terutama kompetensi pedagogik dan profesional. Penguatan kompetensi profesional dalam konteks PAI juga mendukung peningkatan literasi keislaman mahasiswa. Kendala utama meliputi kepercayaan diri, penguasaan materi, pengelolaan kelas, keterbatasan waktu praktik, fasilitas, dan dukungan lingkungan.
Copyrights © 2026