Latar belakang: Ketidakberdayaan pada pasien lanjut usia dengan penyakit kronis seperti hipertensi dapat mengakibatkan distorsi kognitif, penurunan partisipasi dalam perawatan kesehatan, dan gangguan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kombinasi terapi Cognitive Behaviour Therapy (CBT) dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) sebagai intervensi keperawatan spesialistis pada pasien lansia dengan diagnosis ketidakberdayaan. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal pada seorang pasien pria berusia 63 tahun dengan hipertensi tidak terkontrol. Intervensi dilaksanakan melalui 4 sesi CBT dan 8 sesi ACT. Hasil: Evaluasi pelaksanaan intervensi menunjukkan peningkatan kemandirian pasien, kesediaan untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan, serta penurunan tekanan pikiran negatif otomatis. Kombinasi CBT dan ACT terbukti efektif dalam meningkatkan fleksibilitas psikologis, regulasi emosi, dan perilaku perawatan diri. Kesimpulan: studi ini mendukung penggunaan pendekatan terintegrasi CBT-ACT untuk menangani ketidakberdayaan pada pasien lansia dengan masalah kesehatan kronis.
Copyrights © 2025