Pembelajaran biologi pada materi struktur batang dan akar dikotil serta monokotil masih menghadapi kendala karena keterbatasan media pembelajaran yang mampu menyajikan visualisasi secara interaktif. Kondisi tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami perbedaan struktur anatomi kedua jenis tumbuhan. Penelitian ini bertujuan merancang media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk menyajikan materi secara lebih interaktif dan mudah digunakan. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Aplikasi dikembangkan menggunakan Unity dengan dukungan Vuforia SDK sebagai teknologi marker-based Augmented Reality. Evaluasi aplikasi dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kegunaan (usability) berdasarkan persepsi pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan aplikasi memperoleh rerata skor SUS sebesar 78 yang termasuk dalam kategori Good usability, sehingga menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat kegunaan yang baik, mudah digunakan, dan diterima oleh pengguna sebagai media pembelajaran biologi.
Copyrights © 2026