Sekolah dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan transformasi tidak hanya pada kurikulum, tetapi juga budaya kerja, pola pikir guru, cara belajar siswa, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran di era society 5.0. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam menghadapi tantangan tersebut di SMA Negeri 1 Cilamaya dan SMPIT Nurul Fikri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman dan pandangan kepala sekolah secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara daring selama April hingga Mei 2025. Analisis tematik digunakan untuk mengolah data hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di kedua sekolah tersebut mampu merumuskan visi dan misi yang relevan dengan kebutuhan zaman, menguatkan budaya inovasi, serta melakukan transformasi digital dalam manajemen dan pembelajaran. Pemberdayaan guru melalui pelatihan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi strategi penting untuk mendukung kesiapan sekolah menghadapi perubahan. Kepemimpinan visioner ini menjadi kunci keberhasilan dalam membangun lingkungan belajar yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi digital siswa di era Society 5.0
Copyrights © 2025