Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai multikultural pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang dialami guru dalam proses tersebut, serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai multikultural dilakukan melalui penggunaan model pembelajaran aktif dan kolaboratif seperti diskusi kelompok dan presentasi, penggunaan media pembelajaran yang relevan, serta strategi yang menekankan keteladanan dalam nilai toleransi, tolong-menolong, dan keadilan. Faktor penghambat yang dihadapi guru terdiri atas faktor internal seperti rendahnya pemahaman siswa terhadap keberagaman, dan faktor eksternal seperti kurangnya dukungan lingkungan serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru melakukan inovasi dalam pembelajaran, penguatan pendidikan karakter, dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru PPKn berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku multikultural siswa, dan perlu didukung oleh lingkungan sekolah serta masyarakat untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada keberagaman.
Copyrights © 2025