Kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui supervisi akademik yang efektif. Namun, efektivitas supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru dapat dimediasi oleh pengembangan profesional berkelanjutan (PPB). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap peningkatan kompetensi guru dengan PPB sebagai variabel intervening di SD Negeri se-Kota Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling terhadap guru-guru SD di Jakarta Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel supervisi akademik, PPB, dan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki pengaruh langsung terhadap kompetensi guru sebesar 0,685, sedangkan pengaruh tidak langsung melalui pengembangan profesi berkelanjutan sebesar 0,60. Artinya, pengaruh langsung supervisi akademik terhadap kompetensi guru lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh tidak langsungnya melalui pengembangan profesi berkelanjutan. maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengembangan profesi berkelanjutan tidak terbukti mampu memediasi pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi guru.
Copyrights © 2025