Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Kreatif untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Indonesia dan Malaysia Desi Rahmawati; Gelar Gelora Mestika; Fawzul Arifin; Rizqi Nur Afifah; Diantha Maryam Andyni; Siti Anisa Fauziah
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annas.6.1.13-22

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pendidikan berkualitas sebagaimana diamanatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4, dan salah satu indikator utamanya adalah kemampuan mengajar secara kreatif. Namun, banyak guru di Indonesia dan Malaysia masih menghadapi keterbatasan dalam merancang pembelajaran yang inovatif akibat perubahan kurikulum yang cepat, beban administratif, keragaman karakter peserta didik, serta akses pelatihan yang belum merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berskala internasional ini bertujuan memperkuat profesionalisme guru melalui pelatihan pembelajaran kreatif sekaligus membangun kolaborasi akademik antara Program Studi Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dan Faculty of Education Universiti Malaya. Mitra kegiatan adalah Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Klang, Selangor, Malaysia, beserta jejaring pengurus dan guru sekolah di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan dan lokakarya interaktif, penerapan teknologi pembelajaran (Canva, Kahoot, Mentimeter, dan claude.ai), pendampingan, serta evaluasi melalui refleksi, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juni 2026 dan diikuti oleh pengurus PPD Klang, SIPartners+, SISC+, Majlis Pengetua Sekolah Malaysia, serta Persatuan Guru Besar Malaysia. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan motivasi peserta dalam menerapkan strategi pembelajaran kreatif, terbangunnya pertukaran praktik baik lintas negara, serta penandatanganan kerja sama kelembagaan sebagai dasar keberlanjutan program. Kegiatan ini disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui komunitas belajar lintas negara agar dampak peningkatan profesionalisme guru dapat dirasakan lebih luas dan terukur.
Implementasi Program Literasi Digital Dalam Pengembangan Media Ajar Guru Madrasah Ibtidaiyah Di Kecamatan Klari: Penelitian Gelar Gelora Mestika; Winda Dewi Listyasari; Muhamad Fadholi; Nurhattati Fuad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3762

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of a digital literacy program for Madrasah Ibtidaiyah teachers in Klari District, particularly in the development of digital based teaching media. This program was designed in response to the need to improve digital literacy among madrasah educators in line with developments in information technology. Post-test results indicate a significant improvement in teachers' understanding and skills in utilizing technology as a learning medium. The implications of this research suggest that the digital literacy program is effective in promoting the quality of learning at the Madrasah Ibtidaiyah level.
Penerapan Analisis Biaya-Manfaat dalam Manajemen Pembiayaan Pendidikan Teguh Trianung Djoko Susanto; Gelar Gelora Mestika; Ratih Kurnia Pasya; Neta Yolanda Putri; Suciko Violita
Journal of Research and Investigation in Education Volume 3, No. 3, December 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/residu.v3i3.202

Abstract

Education financing is a key element in ensuring the quality and sustainability of the teaching and learning process in educational institutions. In Indonesia, the management of the education budget still faces various problems, such as the imbalance in contributions between the government and the community, low transparency, and weak effectiveness in the use of funds. This study aims to analyze the application of the cost-benefit analysis (CBA) approach in educational institutions through a literature review of a number of relevant scientific articles. The study was conducted using a descriptive-qualitative approach to evaluate the extent to which education financing is managed efficiently and has an impact on the quality of education. The results of the study indicate that analysis methods such as CBA, Activity-Based Costing (ABC), and unit cost have begun to be applied in various educational contexts, but their implementation is not evenly distributed and still faces challenges in terms of data accuracy and financial accountability. In addition, there is a positive correlation between the level of education investment, both in terms of direct and indirect costs, and student academic achievement. This study concludes that education financing needs to be viewed as a long-term investment in human resource development, and not merely as a routine expenditure. Therefore, it is necessary to strengthen the managerial capacity of schools and the active involvement of stakeholders so that education budget management can be carried out more transparently, effectively, and based on real needs.