Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat serta hasil belajar siswa kelas III SD pada materi fakta dan fiksi, yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang monoton dan minimnya penggunaan media inovatif. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas model Discovery Learning berbantuan animasi fakta dan fiksi di SDN Bojong Rawalumbu XI Kota Bekasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment non-equivalent control group, penelitian ini melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model tersebut memberikan pengaruh positif yang signifikan. Peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen mencapai skor 0,6 (kategori sedang), jauh lebih unggul dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 0,25 (kategori rendah). Secara keseluruhan, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan capaian akademik siswa. Sebagai tindak lanjut, guru disarankan untuk terus mengembangkan konten animasi yang interaktif serta memberikan pendampingan intensif melalui scaffolding pada setiap tahapan Discovery Learning. Selain itu, pihak sekolah diharapkan memfasilitasi pelatihan berkelanjutan agar model pembelajaran ini dapat diintegrasikan secara luas, guna membangun ekosistem pendidikan yang lebih kreatif dan partisipatif.
Copyrights © 2026