Jawahir Al-Ahadis
Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026

Fenomena Cyberbullying (Kajian Hadits Etika Bersosial di Era Digital)

Ajeng Ayu (Institut Daarul Qur'
an)

Ulfa Zakiyah (Institut Daarul Qur'
an)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Cyberbullying merupakan bentuk kekerasan nonfisik yang berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi dan media sosial. Perilaku ini dilakukan secara sengaja dan berulang melalui sarana digital untuk menyakiti, merendahkan, atau mempermalukan orang lain, dengan dampak yang serius terhadap kondisi psikologis, sosial, dan bahkan fisik korban, khususnya remaja. Di era globalisasi, cyberbullying tidak hanya melanggar norma sosial dan hukum, tetapi juga bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia, seperti hak untuk hidup dengan aman, bebas, dan bermartabat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena cyberbullying, menelaah pandangan hadis Nabi Muhammad SAW terkait perilaku tersebut, serta merumuskan etika bersosial dalam menghadapi cyberbullying di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), dengan sumber data berupa ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi SAW, serta literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik (maudhu‘i) dengan teknik deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying bertentangan secara tegas dengan ajaran Islam, khususnya hadis tentang menjaga lisan, larangan membahayakan, dan larangan merendahkan martabat orang lain. Islam menekankan pentingnya etika komunikasi, empati, dan tanggung jawab moral dalam interaksi sosial, termasuk di ruang digital. Oleh karena itu, pencegahan cyberbullying memerlukan penguatan etika bersosial, literasi digital, serta internalisasi nilai-nilai keislaman agar media sosial dapat digunakan secara bijak, aman, dan beradab

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jawahir

Publisher

Subject

Religion

Description

This journal focuses on the study of hadith science and contemporary Islamic studies, covering Ulumul Hadith (methodology, sanad criticism –matan, narrators, and levels of authenticity), Hadith Nusantara (transmission traditions in the Nusantara region, works of Indonesian scholars, and the ...