Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan menyusun kerikil sebagai media pembelajaran berbasis bahan alam. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Arikunto yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak Kelompok B TK Dharma Wanita Kencong Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, catatan anekdot, dan penilaian unjuk kerja, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan penerapan permainan menyusun kerikil mampu meningkatkan kemampuan berhitung anak secara bertahap. Ketuntasan klasikal meningkat dari 23,08% pada pra-siklus menjadi 53,85% padaSiklus I dan mencapai 84,62% pada Siklus II. Selain meningkatkan kemampuan berhitung, permainan menyusun kerikil juga meningkatkan keaktifan, konsentrasi, dan motivasi belajar anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, permainan menyusun kerikil efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran numerasi pada anak usia dini.
Copyrights © 2026