Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran teologis tentang “Hari Tuhan” dalam Kitab Yoel, mengkaji korelasinya dengan Kitab Wahyu melalui pendekatan intertekstual dan teologi biblika, serta menjelaskan relevansinya bagi iman Kristen di tengah tantangan Era 5.0. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research), kajian ini berfokus pada hermeneutika biblika terhadap teks primer Alkitab dan literatur teologis terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Hari Tuhan mengalami eskalasi progresif dari skala historis-nasional berupa penghukuman dan pemulihan kovenan dalam Yoel menjadi eskatologis-kosmik yang final dalam Wahyu. Di Era 5.0, pola ini menjadi kerangka etis dan spiritual untuk menanggapi kecemasan digital dan krisis makna. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada integrasi kesinambungan intertekstual yang membuktikan bahwa keadilan penghakiman Allah selalu bermuara pada pemulihan kualitatif seluruh ciptaan baru (kainos) secara utuh.
Copyrights © 2026