Tumbuhan paku merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki struktur dan fungsi unik. Namun, fenomena yang terjadi saat ini menunjukka bahwa peserta didik sering kali mengalami kesulitann dalam memahami materi tumbuhan paku karena karakteristiknya yang kompleks dan visualisasinya yang kurang optimal dalam pembelajaran. Rendahnya pemahaman ini disebabkan karena media pembelajaran yang digunakan cenderung pasif dan kurang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran augmented reality struktur dan fungsi tumbuhan paku kelas X di SMA Negeri 1 Banjar, serta mengetahui respon peserta didik dan guru terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengemangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Media dikembangkan menggunakan perangkat lunak Blender 3D dan platform Assemblr Edu, yang menghasilkan konten AR 3D berbasis web agar mudah diakses oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat valid dengan rata-rata koefisien validasi ahli isi dan ahli media sebesar 1,00. Uji coba perorangan, kelompok kecil, dan uji lapangan menunjukkan bahwa media memiliki kualifikasi “Baik” hingga “Sangat Baik”. Uji respon peserta didik dan guru menunjukkan respon “Sangat Positif”. Dengan demikian, media pembelajaran AR ini dinilai layak dan dapat membantu meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar peserta didik dalam mempelajari materi tumbuhan paku.
Copyrights © 2025