Budaya lokal Kediri menyimpan kekayaan artefak dan tradisi yang berpotensi mengandung unsur-unsur geometri, namun kajian sistematis yang merangkum seluruh potensi tersebut secara komprehensif belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi etnomatematika berbasis budaya lokal Kediri sebagai konteks pembelajaran geometri. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA yang terdiri dari empat tahap yaitu identifikasi, penyaringan, penentuan kelayakan, dan penyertaan. Dari hasil penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish diperoleh 100 artikel, kemudian setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi diperoleh 10 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal Kediri menyimpan potensi etnomatematika yang kaya, dengan ditemukannya konsep bangun datar pada 7 artikel, bangun ruang pada 6 artikel, dan transformasi geometri pada 2 artikel dari 10 objek budaya yang dieksplorasi meliputi Monumen SLG, Candi Surowono, Candi Tegowangi, situs-situs bersejarah, Museum Airlangga, Lesung Joho, Batik Tenun Ikat, dan Jembatan Lama Kediri. Temuan ini menunjukkan budaya lokal Kediri memiliki potensi yang kaya dan beragam sebagai konteks pembelajaran geometri yang kontekstual dan bermakna bagi siswa, sehingga dapat diintegrasikan dalam pembelajaran geometri di sekolah.
Copyrights © 2026