Fostering discipline and responsibility is fundamental to primary education, yet implementation still faces challenges such as low student compliance with school rules, poor time management, and underdeveloped responsibility in school life. This study aims to describe a fourth-grade teacher's efforts in fostering students' discipline and responsibility, and to identify the supporting and inhibiting factors involved at SD Muhammadiyah 1 Pucuk. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that the teacher fosters students' character through three main mechanisms: direct modeling, continuous habituation, and ongoing mentoring combined with positive reinforcement. Supporting factors include structured school routines and the teacher's active role as a model, while inhibiting factors include some students' inconsistency in attendance, task completion, and classroom responsibilities. These findings underscore the importance of sustained collaboration among teachers, schools, and parents to strengthen the equitable development of students' discipline and responsibility. ABSTRAK Pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab merupakan aspek fundamental pendidikan sekolah dasar, namun implementasinya masih menghadapi kendala seperti rendahnya kepatuhan terhadap tata tertib, lemahnya pengelolaan waktu, serta belum optimalnya penyelesaian tugas dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru kelas IV dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SD Muhammadiyah 1 Pucuk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membentuk karakter siswa melalui tiga mekanisme utama, yaitu keteladanan langsung, pembiasaan berkelanjutan, serta pendampingan dan penguatan positif. Faktor pendukung meliputi program rutin sekolah yang terstruktur dan keteladanan aktif guru, sedangkan faktor penghambat meliputi inkonsistensi sebagian siswa dalam kehadiran, penyelesaian tugas, dan pelaksanaan tanggung jawab kelas. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara guru, sekolah, dan orang tua untuk memperkuat pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa secara merata.
Copyrights © 2026