Literasi dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan bahasa dan kesiapan belajar anak usia dini, namun kajian tentang peran guru dalam konteks PAUD Islam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam pengembangan literasi dini melalui pendekatan bermain di lembaga PAUD Islam. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan informan kepala RA dan guru Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan member check. Hasil menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan evaluator; pendekatan bermain diintegrasikan melalui pancing huruf, bermain peran, sudut baca, bercerita, bernyanyi, dan permainan tradisional berbasis literasi. Kendala meliputi keterbatasan media, perbedaan kemampuan anak, dan kurang optimalnya keterlibatan orang tua. Pendekatan bermain terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar aktif dan menyenangkan, serta memperkuat kolaborasi guru, sekolah, dan orang tua.
Copyrights © 2026